
Lima peristiwa menarik terjadi di Jakarta pada Jumat (2/10), mulai dari rencana transportasi masa depan, pengembangan kawasan strategis, hingga program ketahanan pangan bagi warga kepulauan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi sudah mulai menyiapkan layanan Transjakarta jalur udara jauh-jauh hari. Ia menyebut langkah itu sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan lalu lintas ibu kota. “Karena bagaimanapun dalam jangka panjang pasti cepat atau lambat Jakarta sebagai kota megapolitan akan ada pengaturan transportasi udara,” jelas Pramono.
Masih dari mulut Gubernur Pramono, kawasan Blok M Hub di Jakarta Selatan juga akan segera memasuki babak baru. Peletakan batu pertama atau groundbreaking — yaitu seremoni tanda dimulainya pembangunan — dijadwalkan berlangsung pekan depan, setelah adanya kesepakatan antara MRT Jakarta dan pihak pengembang.
Di sisi lain, PT MRT Jakarta tengah menjajaki kerja sama dengan investor asal Singapura untuk mengembangkan kawasan TOD atau Transit Oriented Development — konsep pengembangan area di sekitar stasiun agar lebih hidup secara ekonomi — khususnya di kawasan Glodok dan Kota.
Sementara itu, isu yang sempat bikin warga khawatir terkait Waduk Bango di Pondok Labu, Cilandak, sudah diklarifikasi. Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan memastikan waduk itu tidak jebol, melainkan sedang dalam proses pembangunan dan revitalisasi.
Kabar hangat juga datang dari Kepulauan Seribu. Sebanyak 4.100 benih ikan — terdiri dari 2.700 benih lele dan 1.400 benih nila — dibagikan ke instansi, sekolah, dan masyarakat di lima pulau berpenghuni, yaitu Pulau Kelapa, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Pramuka. Program ini bertujuan mendorong warga setempat untuk aktif membudidayakan ikan air tawar secara mandiri.
Sumber: Antara News




