
Rutinitas kerja kantoran yang mengharuskan Anda duduk berjam-jam tanpa henti ternyata membawa risiko serius bagi kesehatan. Menurut Murray Hewlett, CEO Affinity Health, “duduk terlalu lama berkaitan dengan berbagai risiko kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan gangguan otot.” Kabar baiknya, ada cara mudah untuk mencegah dampak buruk ini melalui perubahan kebiasaan sederhana.
Istirahat rutin dari posisi duduk adalah langkah pertama yang perlu Anda lakukan. American Heart Association merekomendasikan untuk tidak duduk lebih dari 30 menit secara terus-menerus tanpa henti. Setiap jam, usahakan bergerak minimal lima menit—bisa dengan berdiri, berjalan sebentar, atau meregangkan tubuh. Aktivitas singkat ini tidak hanya memperlancar aliran darah tetapi juga mengurangi ketegangan otot dan membantu pikiran tetap segar.
Postur tubuh saat bekerja juga sangat penting untuk diperhatikan karena sering kali tanpa sadar kita membungkuk atau menundukkan kepala. Letakkan monitor sejajar dengan mata agar kepala tidak perlu menunduk, pastikan kedua telapak kaki menapak rata di lantai dengan lutut membentuk sudut 90 derajat, dan jaga bahu agar tetap rileks. Pergelangan tangan pun harus diposisikan netral saat mengetik untuk mencegah ketegangan.
Kursi ergonomis yang menopang punggung bagian bawah bisa menjadi investasi kesehatan yang baik, namun jika belum tersedia, Anda bisa menambahkan bantal penyangga lumbar atau handuk yang digulung untuk membantu menopang lengkungan alami punggung.
Jangan remehkan asupan air putih selama bekerja karena kekurangan cairan dapat menyebabkan sakit kepala dan menurunkan fungsi kognitif sehingga pekerjaan terasa lebih berat. Letakkan botol minum di tempat yang mudah dijangkau dan minum secara berkala sepanjang hari. Jika Anda bosan dengan air putih biasa, cobalah menambahkan potongan buah atau minum teh herbal tanpa gula berlebihan untuk membuat kebiasaan ini lebih menyenangkan.
Beberapa latihan ringan dapat dilakukan langsung di meja kerja tanpa memerlukan peralatan khusus. Coba putar bahu ke depan dan belakang untuk mengurangi ketegangan, regangkan leher perlahan ke kanan dan kiri, atau lakukan leg lifts dengan mengangkat satu kaki selama beberapa detik. Seated marches—mengangkat lutut secara bergantian sambil duduk tegak—juga efektif, dan jika ada ruang cukup, Anda bisa mencoba desk squats dengan berdiri dari kursi lalu duduk kembali tanpa menggunakan tangan.
Pilihan makanan dan pola makan mempengaruhi tingkat energi Anda selama bekerja, sehingga perlu diperhatikan dengan serius. Sarapan bergizi sebelum berangkat kerja memberikan energi untuk memulai hari, sementara bekal makan siang yang mengandung protein, biji-bijian utuh, buah, dan sayuran membantu Anda mengurangi ketergantungan pada makanan cepat saji. Untuk camilan, pilih kacang-kacangan, yoghurt, atau buah segar ketimbang makanan tinggi gula, dan jika merasa lapar tiba-tiba, coba minum air putih terlebih dahulu untuk memastikan tubuh tidak hanya sedang membutuhkan cairan.
Kesehatan Anda dimulai dari keputusan kecil yang diambil setiap hari di kantor. Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini secara konsisten, Anda bisa tetap produktif sambil menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat meski pekerjaan menuntut Anda duduk seharian di depan layar.
Sumber: beautynesia.id
Baca Juga

Lip Product OMG Jadi Pilihan Terjangkau, Ini 5 Rekomendasinya di Bawah Rp50 Ribu

Jennifer Lawrence Luncurkan Brand Haircare mes° beauty dengan Tiga Produk Unggulan

BPOM Dorong Kemandirian Vaksin Indonesia untuk Mengatasi Kesenjangan Akses Global

