
Indonesia kembali mencuri perhatian dunia pariwisata. Tiga destinasi pantai Tanah Air berhasil masuk dalam daftar pantai terbaik se-Asia versi Readers’ Choice Awards 2026 yang digelar oleh Condé Nast Traveler, salah satu ajang penghargaan paling bergengsi di industri perjalanan dunia.
Ketiga pantai tersebut adalah Nusa Dua di Bali, Pantai Padang-Padang juga di Bali, dan Gili Trawangan di Lombok. Nusa Dua meraih peringkat kelima dengan skor 92,93 dari 100, berkat reputasinya sebagai kawasan pantai mewah yang menawarkan privasi dan kenyamanan bertaraf internasional.
Pantai Padang-Padang menyusul di peringkat ketujuh dengan skor 91,67. Pantai yang bersembunyi di balik tebing batu kapur kawasan Uluwatu ini dikenal dengan nuansa eksotisnya dan budaya selancar yang kuat. Namanya juga melambung secara global setelah menjadi lokasi syuting film Hollywood Eat Pray Love. Sementara Gili Trawangan menempati peringkat ke-17 dengan skor 80,00, menawarkan suasana bebas polusi kendaraan bermotor yang jarang ditemukan di destinasi wisata lain.
Penilaian dalam ajang ini mencakup beberapa aspek, mulai dari kualitas dan keunikan bentang alam seperti kondisi pasir dan air, hingga daya tarik aktivitas serta budaya lokal yang otentik. Kelestarian alam dan kemudahan akses bagi wisatawan juga menjadi bagian dari kriteria penilaian.
Secara keseluruhan, pemenang utama kategori pantai terbaik dunia jatuh ke tangan Arugam Bay di Sri Lanka dengan skor nyaris sempurna, 98,84 dari 100. Pantai ini dinilai unggul berkat perpaduan budaya selancar kelas dunia, suasana yang tenang, serta kondisi alam yang masih sangat terjaga.
Masuknya tiga pantai Indonesia dalam daftar bergengsi ini menjadi bukti bahwa kekayaan alam Nusantara terus diakui di mata wisatawan dunia, dan menjadi alasan kuat untuk makin bangga sekaligus menjaga keindahan pantai-pantai tersebut.
Sumber: Detik Travel
Baca Juga

Viral Turis Beri Plastik ke Rusa Nara, Ini yang Perlu Kamu Tahu Soal Hewan Suci Jepang Itu

Boon Pring Malang, Wisata Edukasi Bambu yang Sejuk dan Ramah Keluarga

Malam di Malioboro Makin Seru, Jathilan Ambangunjiwo Bawakan Kisah Sejarah Diponegoro

