
Sebuah kematian yang terjadi di sebuah institut penelitian pes di Siberia, Rusia, membuat otoritas kesehatan Amerika Serikat bergerak waspada. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) kini memantau secara khusus para pelancong yang datang dari wilayah tersebut.
Pekerja yang meninggal itu diduga terinfeksi pneumonia yang berkaitan dengan pes paru — sejenis infeksi serius yang menyerang sistem pernapasan dan dapat menular melalui udara. Institut tempat ia bekerja merupakan fasilitas yang memang menangani penelitian seputar penyakit pes.
CDC menilai risiko penyebaran wabah ini ke masyarakat luas tergolong rendah. Meski begitu, pengawasan ketat tetap diberlakukan di sejumlah bandara untuk memastikan tidak ada penumpang yang membawa potensi penularan masuk ke wilayah AS.
Pes sendiri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan sudah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai penyebab wabah besar di masa lampau. Meski kini bisa ditangani dengan antibiotik, infeksi yang menyerang paru-paru tetap dianggap lebih berbahaya karena cara penularannya yang lebih mudah dibanding jenis pes lainnya.
Langkah pemantauan ini mencerminkan bagaimana otoritas kesehatan global bekerja secara proaktif — bertindak sebelum ancaman berkembang lebih jauh, demi menjaga keselamatan masyarakat luas.
Sumber: Detik.com




