Boon Pring Malang, Wisata Edukasi Bambu yang Sejuk dan Ramah Keluarga

Boon Pring Malang, Wisata Edukasi Bambu yang Sejuk dan Ramah Keluarga

Sebuah kawasan ekowisata di Kabupaten Malang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan hijau. Boon Pring, yang berlokasi di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, mengajak pengunjung mengenal manfaat bambu sambil menikmati suasana alam yang menyegarkan.

Nama Boon Pring sendiri berasal dari bahasa Jawa, di mana ‘Pring’ berarti bambu. Kawasan ini memang dipenuhi hutan bambu dengan berbagai varietas yang merupakan warisan leluhur dan terus dijaga hingga sekarang. Selain hutan bambu yang jadi spot foto favorit, ada danau berair jernih dengan ratusan ikan yang bisa diberi makan langsung oleh pengunjung, bahkan sambil naik bebek-bebekan.

Fasilitas di sini juga cukup lengkap untuk wisata keluarga. Ada kolam renang untuk anak-anak hingga dewasa, musala, toilet, dan puluhan stan makanan khas Malang yang siap memanjakan perut.

Kepala Desa Sanankerto, H. Subur, menjelaskan bahwa bambu bukan sekadar tanaman hias. “Bambu ini manfaatnya sangat banyak. Selain untuk menjaga lingkungan, bambu juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bahan bangunan, kerajinan, sampai produk yang memiliki nilai ekonomi. Karena itu, bambu perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Keunikan lain Boon Pring adalah kemampuan alamiahnya menyimpan air. Pohon bambu menyerap banyak air saat musim hujan, lalu melepaskannya secara perlahan saat kemarau, sehingga Desa Sanankerto tidak pernah mengalami kekeringan. Potensi air ini bahkan sudah dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), yaitu pembangkit listrik berskala kecil yang memanfaatkan aliran air.

Subur berharap pengunjung pulang dengan lebih dari sekadar kenangan wisata. “Bambu yang kita rawat hari ini bisa menjadi sumber kehidupan, sumber ekonomi, sekaligus menjaga lingkungan untuk generasi berikutnya dan tak lupa juga disampaikan dan dilihat potensi serupa ini yang bisa dikembangkan di daerah asal masing-masing,” pungkasnya. Boon Pring membuktikan bahwa wisata yang menyenangkan dan edukasi lingkungan bisa berjalan beriringan.

Sumber: Detik Travel

Baca Juga

Scroll to Top