Kementan dan OIKN Jaga Kesehatan Publik dengan Cegah Penyakit Hewan di IKN

Kementan dan OIKN Jaga Kesehatan Publik dengan Cegah Penyakit Hewan di IKN

Kementerian Pertanian dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkomitmen memperkuat upaya pencegahan zoonosis—penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia—di kawasan pembangunan ibu kota baru. Langkah ini penting karena perluasan wilayah memerlukan sistem kesehatan lingkungan yang solid sejak awal.

Hendra Wibawa, Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, menekankan bahwa deteksi dini dan pengawasan kesehatan hewan harus menjadi prioritas. “Karena itu, kita perlu memperkuat deteksi dini, pengawasan kesehatan hewan, serta kerja sama lintas sektor agar setiap potensi risiko dapat diantisipasi sebelum berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Perubahan lingkungan, khususnya kebakaran hutan, dapat memicu interaksi yang lebih sering antara satwa liar, hewan domestik, dan manusia. Kondisi ini menciptakan peluang lebih besar bagi penyakit zoonosis untuk menyebar dari satu spesies ke spesies lain.

Untuk mewujudkan kesiapan tersebut, kedua institusi mendorong program penguatan pencegahan zoonosis dan penyelamatan satwa serta hewan peliharaan. Upaya kolaboratif lintas sektor ini menjadi bagian integral dalam memastikan IKN berkembang sebagai kawasan yang tidak hanya modern, tetapi juga sehat dan berkelanjutan bagi seluruh penghuninya.

Komitmen ini disosialisasikan melalui kegiatan khusus yang diselenggarakan di Kalimantan Timur sebagai bagian dari Kongres Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, menunjukkan pentingnya keterlibatan para ahli dalam strategi kesehatan lingkungan jangka panjang.

Sumber: Antara News

Baca Juga

Scroll to Top