:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366257/original/098655100_1791258855-Lip6fitricarlina_1756105323_3706802579538360651_1145622640.jpg)
Pedangdut Fitri Carlina ternyata menyimpan kondisi medis yang tidak ia sadari sejak awal — gangguan irama jantung atau aritmia. Kondisi ini baru terdeteksi ketika ia sedang menjalani program kehamilan (promil), dan sejak saat itu hidupnya berubah.
Aritmia adalah kondisi di mana jantung berdetak tidak beraturan — bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Fitri mengungkap bahwa gejalanya mulai muncul setelah ia banyak mengonsumsi dan menyuntikkan obat-obatan selama promil. “Ya awalnya nggak biasa aja gitu. Setelah aku banyak injeksi obat-obatan, gitu minum obat-obatan, kok makin ini makin kayak ke-trigger gitu loh,” ujarnya.
Akibatnya, Fitri kerap merasakan sesak napas hingga beberapa kali pingsan. Kondisi ini memaksanya untuk lebih disiplin mengatur waktu istirahat dan tidak memaksakan diri beraktivitas berlebihan.
Soal program kehamilan, Fitri mengaku baru sebatas menjalani inseminasi — prosedur memasukkan sperma langsung ke rahim — dan belum pernah mencoba bayi tabung. Ia mengaku bahkan dengan dosis obat rendah pun tubuhnya sudah bereaksi keras. “Nah, itu aja baru dikasih dosis yang rendah aja udah ngefek di badan aku. Gimana kalau bayi tabung? Kan itu udah dosisnya pada tinggi semua kan, dan harus bedrest segala macam. Jadi, sangat berisiko,” katanya.
Kondisi kesehatan itu juga berdampak pada karier Fitri. Ia kini kerap menolak tawaran acara dengan jadwal padat atau format stripping — istilah untuk acara yang tayang setiap hari — demi menjaga stamina tubuhnya.
Kisah Fitri menjadi pengingat bahwa program kehamilan bukan prosedur yang bebas risiko, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Konsultasi menyeluruh dengan dokter sebelum memulai promil menjadi langkah yang sangat penting.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Gigi Gingsul: Antara Dianggap Manis dan Fakta Medis yang Perlu Kamu Tahu

Aktif Olahraga Tapi Konsumsi Garam dan Kalori Justru Makin Tinggi, Ini yang Terjadi di Singapura

Sering Makan Lele? Kenali Manfaat Gizinya dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

