
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengajak pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk memperkuat keterlibatan mereka dalam mendorong penghapusan tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Penguatan peran ini dianggap kunci untuk mempercepat target eliminasi penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan publik tersebut.
TBC masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu penanganan terkoordinasi dari berbagai level pemerintahan. Dengan melibatkan pemda dan desa secara aktif, jangkauan program penanggulangan TBC diharapkan bisa lebih luas dan menyentuh komunitas-komunitas yang selama ini kurang terjamah layanan kesehatan.
Peran pemerintah lokal sangat penting karena mereka memahami kondisi geografis dan sosial masyarakat setempat dengan lebih detail dibanding pemerintah pusat. Desa, sebagai tingkatan pemerintahan paling dekat dengan warga, bisa menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini, edukasi, dan pendampingan penderita TBC.
Upaya eliminasi TBC memerlukan komitmen jangka panjang dan koordinasi solid lintas sektor. Dengan penguatan peran pemda hingga desa, Indonesia diharapkan bisa mencapai target pengurangan beban TBC dan akhirnya membebaskan masyarakat dari ancaman penyakit menular ini.
Sumber: Sindonews
Baca Juga

Penyemprotan Air Jadi Solusi Kurangi Polusi Debu Karhutla di Palembang

Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Mata, Bukan Hanya Gangggu Pernapasan

Kanker Paru-paru Terdeteksi pada Paus Leo XIV Setelah Operasi Pengangkatan Nodul

